Alhamdulillah tahun 2009 sudah terlewati dengan baik, beberapa resolusi telah tercapai, walaupun beberapa yang lainnya belum >.< Tapi saya tetap bersyukur kepada Allah SWT karena di tahun 2009 saya belajar banyak di University of Life. Universitas dengan beban SKS tanpa batas. hahahahahaa…
Awal 2009 saya sempat magang di Kementerian Lingkungan Hidup RI selama lima bulan. Menjadi staff di bagian Produksi Bersih, Asisten Deputi Standardisasi, Teknologi, dan Produksi Bersih. Selama bekerja disini saya dapat banyak pengalaman, sebut saja bagaimana bekerja dalam tim, rapat, mengadakan seminar, mengejar-ngejar pembicara, membuat proceeding, membuat cover buku, sampai membeli buah tangan, hahahahaaaa… Saya juga belajar bagaimana kerja kantoran yang masuknya jam sembilan pulangnya jam empat…hahahaha, enak tho? Lalu berinteraksi dengan ibu-ibu yang sudah berkeluarga, serta mas-mas dan mbak-mbak yang sudah lama berkecimpung di kantor itu. Hal yang menyenangkan selama bekerja disini ialah seminarnya. Saya sering diutus untuk datang ke seminar yang diadakan di Hotel Nikko atau hotel di bilangan Thamrin-Sudirman, mewakili boss saya, terus pernah pula diajak untuk mengikuti rapat mengenai kelayakan suatu pabrik, saya belajar banyak disini, serta pelatihan mengenai UKM yang sebelumnya saya ga pernah melek tentang bidang ini. Selama di KLH saya juga disemangati oleh atasan-atasan saya untuk mengambil kuliah lagi mumpung masih muda dan masih ada semangat untuk belajar
Oke saya resign dari KLH akhir Juni. Selanjutnya saya mendapatkan tawaran untuk Summer School di Jepang. Saya belajar bahasa Jepang di Ichikawa Nihongo Gakuin. Disini juga saya belajar banyak tentang negara yang sangat menghargai waktu ini. Di Jepang saya juga sering dilihat gitu, hal yang jarang sekali terjadi di Indonesia, maksudnya kalau saya jalan-jalan ke mall atau naik angkot, siapa sih yang merhatiin dari atas sampai bawah. Tapi di Jepang lain, mungkin karena default skin saya yang jauh dari putih, mata belok, dan pakai jilbab, mode yang tidak sama dengan mode anak-anak muda Shinjuku atau Akihabara, ya wajarlah kalau diliatin. Saya sih ngambil positifnya aja, kapan lagi diliatin kayak artis, di Indonesia mah boro-boro…hahahaha… (positif apa narsis???)
Hal lainnya yang menyenangkan ketika pulang kembali dari Jepang ialah, pertungan abang saya. Alhamdulillah akhirnya anak papa mama ada juga yang bentar lagi nikah. Mudah-mudahan lancar semuanyaaaa sampai kakek nenek lah…amiiieeeen…
Dan karena abang memutuskan untuk bertunangan kemudian menikah, otomatis bentar lagi saya punya kakak perempuan (walopun calon istri abang setahun lebih muda dari saya). Yaaa…,senanglah, maklum saya selalu pengen punya kakak/adik perempuan, biar bisa tukeran baju. Ahahahaha…
Lalu setelah lebaran, alhamdulillah lagi, abang melanjutkan kuliah ke Jerman. mudah-mudahan saya bisa nyusul abang kesana, buat jalan-jalan tapinya. Ke Jerman, Prancis, Italia, Spanyol, Belanda, Belgia, Swiss, dan Turki…howaaaa…pengeeeeen XD XD XD
Tapi ga semuanya berjalan sesuai keinginan. Saya sempat bingung menentukan apa yang mau saya lakukan selanjutnya, di tengah ketidakpastian beasiswa dan melihat teman-teman saya mulai berkarir, saya merasa kebingungan. Apakah saya harus mengejar impian saya untuk sekolah S2 di Jepang ataukah bekerja? Terlebih lagi, abang saya sudah ke Jerman, otomatis hanya saya sendiri yang ada di Indonesia untuk menjaga ayah dan ibu. Akhirnya saya mulai mencoba melamar pekerjaan sekaligus beasiswa, pokoknya kemana akhirnya tiba, kesitulah saya. Meskipun saya sudah sering kontak dengan Sensei di Jepang dan acceptance letter sudah saya terima, saya masih tidak yakin. Masih takut untuk mencoba sekolah ke luar negeri. Saya mencoba Sholat Istikharah, meminta kepada Allah SWT untuk jalan yang terbaik.
Setelah sekian lama tidak ada kepastian, baik pekerjaan maupun beasiswa tidak ada yang dapat. Saya mulai kehilangan arah. Sampai akhirnya saya bertemu dengan kakak kelas waktu saya kuliah. Beliau satu tingkat di atas saya, dan tahun 2009 ini beliau akan naik haji bersama ibunya dengan uang hasil kerja kerasnya. Saya bertanya kepada beliau, kok beliau bisa sesukses itu. Maksud saya, anak mana yang ga pengen ngajak pergi haji orang tuanya?
Beliau cuma bilang: ” ga ada yang hebat. Yang penting jalani saja apa yang sudah dikasih Allah SWT ke kamu. Misalnya kamu dikasih olehNya sekolah dulu, ya sekolah aja dulu, jangan malah ngeluh, nanya kenapa saya ga dapat-dapat kerja? Jalani semuanya dengan ikhlas. Insya Allah nanti di ujung sana pasti ada yang terbaik.”
Mungkin itu jawaban atas doa saya yang selalu saya minta ke Allah SWT untuk jalan terbaik. Setelah perkataan beliau saya mulai kontak lagi dengan Sensei di Jepang. Akhirnya di akhir tahun saya mendapat panggilan untuk test beasiswa dan segera urusan keimigrasian selesai, bahkan kedua orang tua saya sangat mendukung keputusan saya, mereka terus menemani saya selama mengurus prosedur-prosedur S2, mendoakan saya untuk segera mendapat kepastian beasiswa, sampai menemani belanja baju dingin. hehehe… Insya Allah minggu depan jika tidak ada halangan, saya akan test terakhir beasiswa tersebut dan berangkat ke Jepang. Alhamdulillah.
Tahun 2009 tahun yang menyenangkan. Saya tidak akan bisa menulis ini dengan tersenyum tanpa mereka yang sudah memberikan warna selama setahun ini. Terima kasih banyak buat Papa, Mama, dan Abang yang terus dan terus mensupport saya. Selalu ada di samping saya dalam keadaan apapun juga. Makasih buat sahabat-sahabat saya yang walaupun kita semua udah terpisah karena kerjaan dan kuliah, tapi tetap saling mendukung dan berbagi dalam suka dan duka. Buat teman-teman di KLH, meskipun cuma lima bulan saya belajar sangat-sangat banyak. Teman-teman dan guru selama summer school di Jepang, makasih atas keramahan dan pelajaran mengenai disiplin waktunya. Buat kakak kelas saya, atas wejangan yang membuka keberanian saya. Buat calon kakak ipar saya, makasih buat tiga bulan yang menyenangkan selama kamu di Bandung. Buat teman-teman di Fukui, makasih sudah mau direpotkan, sampai bertemu bulan Januari nanti. Serta buat semuanya yang sudah meninggalkan warna yang indah dalam hari-hari di 2009.
Sebentar lagi 2010. Kalau di jam kamar saya sekitar 75 menit lagi. Belum telat untuk membuat resolusi 2010. Resolusi saya adalah:
1. Lebih dekat kepada Allah SWT, memperbanyak sholat sunah, berpuasa, membaca Al-Qur’an
2. Sekolah di Jepang, bulan Maret bisa S2 di Biochemistry and Applied Technology, mengambil penelitian mengenai Bioremediasi.
3. Bisa berteman lebih banyak lagi, menjadi orang yang lebih ramah.
4. Lolos Noryokushiken level 2 :p
5. Dapat calon suami, biar tahun depannya bisa ngirim undangan. hahaha, Amiiin Ya Allah…
6. Turun 10 kilo!!! Yah, minimal 5 kilo lah…
7. Bisa publikasi di jurnal-jurnal ilmiah, mengenai bioremediasi:)
8. Dapat kerjaan tetap, setelah lulus S2 bisa kerja dan hidup mapan. Amiiiien
9. Menyentuh negara lain, selain Jepang dan Asia Tenggara
10. Nonton konser NEWS!!! hahahahaha…teuteuuup….
Hmmm…ga terlalu muluk2 lah ya, Insya Allah bisa tercapai. Bismillahirahmannirrahim…
2009 is full of memories, and now 2010′s pages lie, still blank, waiting to be filled with more colors, laughter, and dreams. I’m ready to start. Lets begin!!!
明けましておめでとう
また今年もよろしく
明けましておめでとう
はりきっていこう
年の初めの、尊き日に
いい夢見ましよう
Easy come, easy go
前向いて行こう
その一繻のために
誰かのために笑えたら、素敵さ(素敵さ)
Everybody say love, love, love
あなたにおめでとう
あけましておめでとう、にぎやかに行こう
Everybody say love, love, love
道はひらき明日がくる
Everybody smile, smile, smile
新しい風追いかけ
(Hatsu Uta, my fave song in Johnnys Countdown) XD XD
COMMENTS, ANYONE?